Telah
kita ketahui bahwa setan adalah musuh yang nyata bagi kita. Dan telah
dijelaskan didalam al-qur’an yang artinya: “Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan; karena
sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS. al-Baqarah: 168).
Setan mempunyai banyak cara untuk
manghancurkan keimanan manusia, karena setan ingin menjadikan manusia sebagai temannya
di neraka kelak. Untuk itu tidak ada perlindungan yang dapat melindungi kita
melainkan perlindungan Allah SWT.
Adapun cara-cara yang dapat menghindarkan manusia dari godaan syetan adalah:
1)
Selalu
memohon perlindungan Allah SWT.
Yakni mengucapkan, Isti’adzah (أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ
الرَّجِيمِ.). Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang
terkutuk.” Dimanapun dan dalam keadaan apapun. Orang yang berlindung kepada
Allah SWT sungguh dia telah terlindung dari apa yang menyakitinya,
membahayakannya. Di dalam surat al-a’raf ayat 200 yang artinya: "Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan
setan, maka berlindunglah kepada Allah.Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".
2)
Membaca
do’a ketika hendak melakukan perbuatan baik dimanapun dan keadaan apapun.
Doa perlindungan dari syetan :
-
Bismillahil-ladzi laa
yadhur-ru ma'asmihi syai-un filardhi waa laa fis-samai
wahuwas-sami'ul
aliim. ( Dengan nama
Allah yang bersama namaNya tidak ada sesuatu yang berbahaya di dunia ataupun
dilangit, dan Dia maha mendengar lagi maha mengetahui).
3)
Selalu
menjaga kebersihan baik kebersihan badan, pakaian, lingkungan dan hati yang
paling utama.
4)
Membaca
ayat-ayat Al-qur’an seperti surat al-falaq dan an-nas karena Sesungguhnya kedua
surat ini (al-Falaq dan an-Nas) memiliki pengaruh yang dahsyat dalam menjaga
atau melindungi seorang hamba yang ikhlas dari kejahatan syetan dan tipu
dayanya yang lemah. Selanjutnya membaca ayat kursi, dan membaca surat
al-baqarah dan pada akhir surat al-baqarah.
5)
Selanjutnya
membaca, (لَا إِلَهَ إِلا اللَّهَ
وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ
شَيْءٍ قَدِيرٌ )
artinya, “Tidak ada tuhan yang
berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, milikNya
kerajaan dan bagiNya segala pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,”
sebanyak seratus kali dalam sehari.
6)
Memperbanyak
dzikir kepada Allah. Karena sesungguhnya setan lari apabila mendengar adzan
dikumandangkan begitu pula dengan dzikir.
7)
Melakukan
wudhu dan sholat. Ketika dalam keadaan marah dan syahwat maka keduanya adalah
api maka wudhu dan sholat dapat memadamkannya.
8)
Melakukan
segala perbuatan seperti makan, minum, berpakaian,ucapan, dan sebagainya hanya
sekedarnya saja tidak boleh berlebihan.
9)
Tidak
tergesa-gesa dan berhati-hati dalam melakukan segala urusan (perbuatan). Rosulullah
bersabda: Tergesa-gesa adalah dari syetan dan berhati-hati adalah dari Allah.
10)
Dan
yang terakhir adalah menghilangkan rasa takut dengan selalu berfikiran positif
bahwa Allah selalu melindungi kita dimanapun dan kapanpun kita berada.
Wallahu a’lamu bis-showaab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar